JAMBI – Dalam upaya memperkuat kompetensi literasi generasi muda, Fakultas Dakwah UIN STS Jambi bersama Balai Bahasa Provinsi Jambi menggelar rapat koordinasi intensif guna mematangkan persiapan Loka Karya Penulisan Esai dalam rangkaian kegiatan Krida Duta Bahasa 2026.
Pertemuan strategis ini dihadiri langsung oleh Dekan Fakultas Dakwah, Prof. Dr. H. Ahmad Syukri, SS., M.Ag., didampingi Wakil Dekan 3, serta perwakilan dari Balai Bahasa Provinsi Jambi dan para Duta Bahasa. Rapat koordinasi ini berfokus pada pembahasan teknis, mulai dari konsep acara, mekanisme pelaksanaan, hingga strategi keterlibatan peserta agar kegiatan berjalan optimal.
Fokus pada Penguatan Karakter dan Literasi
Kegiatan Krida Duta Bahasa tahun ini direncanakan akan melibatkan 58 peserta terpilih yang merupakan representasi generasi muda (usia 13-30 tahun) dari berbagai wilayah di Provinsi Jambi. Program ini merupakan inisiatif dari Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa yang berkolaborasi erat dengan Fakultas Dakwah.
Beberapa poin utama dalam pelaksanaan kegiatan ini meliputi:
- Peran Duta Bahasa: Bertindak sebagai fasilitator dan pendamping langsung bagi para peserta selama proses kreatif.
- Kompetensi Utama: Peningkatan kemampuan menulis esai ilmiah sebagai sarana penyaluran gagasan kritis dan sistematis.
- Tujuan Jangka Panjang: Penguatan literasi kebahasaan serta pembentukan karakter generasi muda yang cerdas dan berbudaya.
Pernyataan Pimpinan
Dekan Fakultas Dakwah, Prof. Dr. H. Ahmad Syukri, menegaskan bahwa kolaborasi ini merupakan langkah konkret dalam menjembatani dunia akademik dengan lembaga kebahasaan.
“Melalui kolaborasi ini, kita berharap Krida Duta Bahasa tidak sekadar menjadi ajang perlombaan, tetapi menjadi ruang edukasi dan inspirasi. Kita ingin generasi muda Jambi semakin mencintai bahasa Indonesia dan konsisten melestarikan bahasa daerah sebagai bagian dari identitas budaya bangsa,” ujarnya.
Dengan persiapan yang matang, Loka Karya Penulisan Esai Krida Duta Bahasa 2026 diharapkan mampu melahirkan penulis-penulis muda berbakat yang dapat berkontribusi positif bagi kemajuan literasi di Provinsi Jambi.



Tinggalkan Balasan