Daftar Informasi Publik

Fakultas Dakwah UIN Sulthan Thaha Saifuddin Jambi menampilkan daftar informasi publik (DIP) sebagai wujud komitmen terhadap nilai keterbukaan dan tanggung jawab institusi. Daftar tersebut memuat berbagai kategori informasi yang wajib disediakan dan dipublikasikan secara berkala, dapat diakses setiap waktu, serta mencakup informasi yang dikecualikan sesuai peraturan perundang-undangan.
Penyediaan informasi ini bertujuan untuk mempermudah masyarakat dalam memperoleh data dan dokumen terkait penyelenggaraan pendidikan tinggi di lingkungan UIN Sulthan Thaha Saifuddin Jambi, sekaligus mendukung terciptanya tata kelola yang transparan dan partisipatif.
A. Daftar Informasi Wajib Berkala
| No | Ringkasan Isi Informasi | Pejabat yang Menguasai Informasi | Waktu dan Tempat Pembuatan Informasi | Format yang Tersedia | Retensi Arsip | Tautan |
| 1 | Sejarah Singkat Fakultas Dakwah | Dekan | 2026 Fakultas Dakwah UIN Sulthan Thaha Saifuddin Jambi | Online | Aktif: 1 tahun setelah tidak berlaku Inaktif: 4 tahun, Keterangan: Permanen | Buka |
| 2 | Visi dan Misi Fakultas Dakwah | Dekan | 2026 Fakultas Dakwah UIN Sulthan Thaha Saifuddin Jambi | Online | Aktif: 2 Tahun Inaktif: 3 Tahun, Keterangan: Musnah, Kecuali master permanen | Buka |
| 3 | Pimpinan Fakultas Dakwah | Dekan | 2026 Fakultas Dakwah UIN Sulthan Thaha Saifuddin Jambi | Online | Aktif: 1 tahun setelah tidak berlaku Inaktif: 4 tahun, Keterangan: Permanen | Buka |
| 4 | Dosen Fakultas Dakwah | Dekan | 2026 Fakultas Dakwah UIN Sulthan Thaha Saifuddin Jambi | Online | Aktif: 1 tahun setelah tidak berlaku Inaktif: 4 tahun, Keterangan: Permanen | Buka |
| 5 | Tenaga Kependidikan Fakultas Dakwah | Dekan | 2026 Fakultas Dakwah UIN Sulthan Thaha Saifuddin Jambi | Online | Aktif: 1 tahun setelah tidak berlaku Inaktif: 4 tahun, Keterangan: Permanen | Buka |
| 6 | Struktur Organisasi | Dekan | 2026 Fakultas Dakwah UIN Sulthan Thaha Saifuddin Jambi | Online | Aktif: 1 tahun setelah tidak berlaku Inaktif: 4 tahun, Keterangan: Permanen | Buka |
B. Informasi Publik Wajib Sedia Setiap Saat
D. Daftar Informasi yang Dikecualikan
| No | Jenis Infromasi yang Dikecualikan | Alasan / Dasar Hukum Pengecualian Informasi | Pertimbangan Bagi Publik | Jangka Waktu |
|---|---|---|---|---|
| 1 | Data pribadi dosen, tenaga kependidikan, dan mahasiswa (NIK, KK, alamat, nomor telepon pribadi, rekening bank, data kesehatan) | UU No. 14 Tahun 2008 Pasal 17 huruf h; UU Perlindungan Data Pribadi | Melindungi hak privasi dan mencegah penyalahgunaan data pribadi | Selama informasi masih mengandung data pribadi |
| 2 | Nilai akademik mahasiswa secara individu | UU No. 14 Tahun 2008 Pasal 17 huruf h | Menjaga kerahasiaan data akademik mahasiswa | Selama masih menjadi data pribadi |
| 3 | Soal ujian, bank soal, dan kunci jawaban yang masih digunakan | UU No. 14 Tahun 2008 Pasal 17 huruf i | Mencegah kebocoran soal dan menjaga integritas evaluasi akademik | Sampai soal tidak digunakan lagi |
| 4 | Dokumen hasil seleksi calon dosen, tenaga kependidikan, dan mahasiswa yang memuat data pribadi | UU No. 14 Tahun 2008 Pasal 17 huruf h | Melindungi privasi peserta seleksi | Selama dokumen masih memiliki nilai administrasi |
| 5 | Dokumen hasil pemeriksaan internal/audit yang belum final | UU No. 14 Tahun 2008 Pasal 17 huruf i | Dapat mengganggu proses pemeriksaan dan pengambilan keputusan | Sampai audit dinyatakan selesai |
| 6 | Dokumen evaluasi kinerja individu pegawai (Hasil SKP, DP3, rekapitulasi peer review kenaikan jabatan fungsional dosen) | UU No. 14 Tahun 2008 Pasal 17 huruf a dan g; UU No.20 Tahun 2008 tentang Aparatur Sipil Negara | Menghindari terganggunya proses pemeriksaan dan menjaga asas praduga tak bersalah | Sampai keputusan berkekuatan tetap |
| 7 | Kata sandi, akun, kode akses, serta konfigurasi sistem informasi | UU No. 14 Tahun 2008 Pasal 17 huruf j | Mencegah penyalahgunaan sistem dan serangan siber | Selama sistem masih digunakan |
| 8 | Proses Examination/pemeriksaan pelanggaran etik dan disiplin (Berkas berita acara pemeriksaan kasus kecurangan akademik, plagiasi, atau pelanggaran etik yang sedang berjalan) | UU No. 14 Tahun 2008 Pasal 17 huruf a dan b | Dapat mengganggu independensi tim komite etik, merusak asas praduga tak bersalah, dan berpotensi menghilangkan barang bukti | Sampai adanya keputusan/SK sanksi yang berkekuatan hukum tetap |