Beranda / BERITA UTAMA / Fakultas Dakwah UIN STS Jambi Gelar Senam SKJ Tanpa Air Mineral

Fakultas Dakwah UIN STS Jambi Gelar Senam SKJ Tanpa Air Mineral

Diterbitkan:

Kategori:

Pengunjung: 252

Diterbitkan:

Kategori:

Oleh:

Pengunjung: 252

 Sivitas Fakultas Dakwah UIN STS Jambi menyelenggarakan kegiatan Senam Kesegaran Jasmani (SKJ) pagi ini di lapangan kampus utama. Dengan konsep ramah lingkungan, seluruh peserta diwajibkan membawa minuman sendiri dalam tumbler—tanpa penggunaan botol atau gelas plastik sekali pakai.

Kegiatan diikuti oleh  dosen, dan tenaga kependidikan. Menurut  Wakil Dekan III bahwa kami sudah menhgimbau untuk membawa air meneral sendiri ,lanjuntnya senam kali ini berbeda sebelumnya, dimana  semua membawa minuman pribadi, kebanyakan air putih atau infused-water, yang langsung mengurangi penggunaan plastik sekali pakai dan menjadi bagian nyata dari kampanye Green Campus Fakultas Dakwah, ungkap MJ Habe.

Rektor UIN STS Jambi , menyampaikan apresiasi tinggi atas kesadaran kolektif sivitas kampus:

“Saya sangat mengapresiasi komitmen Fakultas Dakwah yang mempraktikkan budaya membawa tumbler sendiri. Langkah kecil namun bermakna ini menunjukkan bahwa kita bisa sehat secara fisik sekaligus peduli pada bumi,” ujar beliau.

Lebih lanjut, rektor menambahkan bahwa pola hidup sederhana seperti ini mencerminkan keselarasan antara aktivitas kampus, nilai pendidikan Islami, dan komitmen terhadap lingkungan. Ia berharap model senam pagi ini dapat ditiru oleh fakultas maupun institusi lain di lingkungan universitas.

Acara ditutup dengan foto bersama dan pengumuman bahwa kegiatan serupa akan dilaksanakan secara periodik, dengan integrasi tema kesehatan fisik dan kelestarian lingkungan sebagai agenda rutin kampus.


Fakta Kegiatan

  • Lokasi: Lapangan UPB Telanai Pura  UIN STS Jambi
  • Peserta , dosen, tendik
  • Kedisiplinan: Tanpa plastik sekali pakai; semua membawa tumbler sendiri
  • Tema: Senam SKJ dan edukasi lingkungan
  • Capaian Sosial: Mengurangi limbah plastik, meningkatkan kesadaran ekologis, dan menyelaraskan gaya hidup sehat dengan kampus hijau.

Kegiatan ini menjadi bukti bahwa integrasi pola hidup sehat dan kesadaran lingkungan di kampus dapat berjalan beriringan—menghasilkan efek positif bagi individu dan bumi.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *