Beranda / BERITA UTAMA / Pengembangan Keilmuan Dakwah dan Komunikasi Jadi Fokus FORDAKOM 2026, UIN Jambi Dorong Visi Internasionalisasi

Pengembangan Keilmuan Dakwah dan Komunikasi Jadi Fokus FORDAKOM 2026, UIN Jambi Dorong Visi Internasionalisasi

Diterbitkan:

Kategori:

Pengunjung: 99

Diterbitkan:

Kategori:

Oleh:

Pengunjung: 99

BALIKPAPAN – Forum Dekanat Dakwah dan Komunikasi (FORDAKOM) Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN) se-Indonesia tahun 2026 resmi digelar di Hotel Gran Senyiur, Balikpapan, Kalimantan Timur. Berlangsung pada 4–7 Juni 2026, pertemuan strategis ini mempertemukan para pimpinan fakultas, guru besar, asosiasi profesi, serta pengelola program studi untuk memperkuat tata kelola dan pengembangan keilmuan dakwah serta komunikasi di lingkungan PTKIN.

Acara ini dibuka langsung oleh Wali Kota Balikpapan, Dr. H. Rahmad Mas’ud, M.E. Di tengah padatnya agenda pemerintahan, ia menyempatkan diri hadir sebagai wujud dukungan penuh terhadap peningkatan kualitas SDM dan kegiatan akademik. Dalam sambutannya, Rahmad memaparkan posisi strategis Balikpapan sebagai gerbang utama Ibu Kota Nusantara (IKN) serta mengaitkan pembangunan masa depan ini dengan jejak sejarah Kerajaan Kutai sebagai peradaban tertua di Nusantara.

Wakil Rektor UIN Sultan Aji Muhammad Idris (UINSI) Samarinda, Prof. Dr. M. Nasir, M.Ag., turut menyampaikan apresiasinya dan berterima kasih atas kepercayaan yang diberikan kepada Fakultas Ushuluddin, Adab, dan Dakwah (FUAD) UINSI Samarinda sebagai tuan rumah pelaksana.

Sinergi Kelembagaan dan Penguatan Kurikulum

Ketua Panitia Pelaksana sekaligus Dekan FUAD UINSI Samarinda, Prof. Dr. M. Abzar, M.Ag., melaporkan bahwa agenda empat hari ini diikuti oleh 142 peserta. Mereka terdiri dari jajaran dekan, wakil dekan, guru besar, koordinator program studi, serta pimpinan berbagai asosiasi profesi seperti ASKOPIS, PAMDI, PABKI, PAMHU, dan P2MI.

Sejalan dengan hal tersebut, Ketua FORDAKOM, Prof. Dr. Hasan Sazali, M.A., M.Si., M.Ag., menegaskan pentingnya forum ini sebagai ruang penyamaan persepsi kurikulum rumpun ilmu dakwah guna menjawab tantangan zaman.

“FORDAKOM hadir untuk memperkuat sinergi antarfakultas, meningkatkan mutu akademik, dan membangun kolaborasi yang berkelanjutan dalam pengembangan keilmuan dakwah dan komunikasi di Indonesia,” ujar Prof. Hasan.

Dorongan Menuju World Class University

Pertemuan berskala nasional ini juga menjadi momentum penting bagi setiap lini PTKIN untuk menyelaraskan arah perkembangannya dengan peta jalan global. Dekan Fakultas Dakwah UIN Sulthan Thaha Saifuddin Jambi, Prof. Dr. H. Ahmad Syukri, SS., M.Ag., ikut memberikan pandangan strategisnya di sela-sela forum.

Beliau menekankan bahwa transformasi keilmuan dakwah saat ini tidak boleh lagi hanya berkutat pada skala domestik, melainkan harus diarahkan secara masif untuk mendukung visi universitas menuju daya saing internasional.

“Penguatan keilmuan dakwah dan komunikasi yang kita rumuskan dalam FORDAKOM 2026 ini harus menjadi katalisator penting bagi akselerasi institusi menuju World Class University. Fakultas Dakwah berkomitmen penuh untuk menerjemahkan nilai-nilai penyiaran Islam dan komunikasi kontemporer ke dalam indikator kinerja global, baik melalui internasionalisasi riset, adaptasi kurikulum berbasis standar global, maupun kolaborasi akademik lintas negara. Kita harus memastikan lulusan kita siap menjadi penggerak peradaban yang diakui di panggung dunia,” tegas Prof. Ahmad Syukri.

Melalui rangkaian kegiatan di Balikpapan dan kawasan IKN, FORDAKOM 2026 diharapkan mampu melahirkan rekomendasi-rekomendasi taktis yang siap menjawab tantangan transformasi digital, digitalisasi dakwah, serta target internasionalisasi pendidikan tinggi Islam di masa depan.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *