Bimbingan dan Penyuluhan Islam KUKERTA UIN Sulthan Thaha Saifuddin Jambi Posko 01 Gelombang II – Kota Karang, 17 September 2024 – Dalam upaya meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya lingkungan bersih dan hidup sehat, mahasiswa KUKERTA UIN Sulthan Thaha Saifuddin Jambi Posko 01 Gelombang II menggelar salah satu program SDGs point ke 15 yakni desa peduli lingkungan darat di Desa Kota Karang, Selasa (17/9).
Acara ini dimulai pukul 09.00 s/d selesai dengan sosialisasi Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS), yang disambut hangat oleh warga setempat. Para mahasiswa menyampaikan materi tentang pentingnya menjaga kebersihan diri dan lingkungan. Warga diajak untuk memahami kebiasaan sehari-hari yang dapat mencegah penyakit, mulai dari menjaga kebersihan rumah hingga pengelolaan sampah.

Namun, sorotan utama kegiatan ini adalah inovasi pengelolaan limbah plastik. Mahasiswa KUKERTA memperkenalkan program baru “Limbah Plastik: Dari Sampah ke Paving Block dan Minyak”. Melalui program ini, limbah plastik yang kerap menjadi permasalahan lingkungan diubah menjadi produk bermanfaat seperti paving block dan minyak. Program ini mendapat perhatian besar dari warga yang ingin mempelajari lebih lanjut cara pengelolaannya.
Tidak hanya itu, mahasiswa juga turut melibatkan warga dalam gerakan penghijauan melalui program “Dari Bibit Menjadi Kehidupan,” yang bertujuan untuk mendukung kelestarian lingkungan dan mengurangi risiko banjir di Desa Kota Karang, yang merupakan daerah rendah dan sering terkena banjir. Dalam program ini, mahasiswa membagikan 1.500 bibit tanaman, termasuk tanaman buah seperti sirsak, durian, alpukat, nangka, dan jambu; tanaman kayu seperti mahoni, sengon, dan gaharu; serta tanaman hias seperti tabebuya dan ketapang. Diharapkan program ini memberikan dampak jangka panjang bagi ekosistem setempat serta membantu mengatasi penyebab banjir.

Sekretaris Desa Kota Karang menyampaikan apresiasinya terhadap kontribusi mahasiswa KKN UIN STS Jambi dalam membantu masyarakat memahami pentingnya menjaga lingkungan. “Kami berharap kegiatan seperti ini bisa terus dilakukan di masa depan dan membawa dampak positif yang berkelanjutan,” ujarnya.
Program KKN ini menjadi contoh nyata peran aktif mahasiswa dalam memberikan solusi inovasi dan edukasi untuk pembangunan desa yang berkelanjutan, terutama dalam pengelolaan lingkungan dan kesehatan masyarakat.
By : Yudhi Anggoro Kasih

Tinggalkan Balasan