Beranda / BERITA UTAMA / Pimpinan Fakultas Dakwah Hadiri Rapat Kerja UIN STS Jambi 2025

Pimpinan Fakultas Dakwah Hadiri Rapat Kerja UIN STS Jambi 2025

Diterbitkan:

Kategori:

Pengunjung: 334

Diterbitkan:

Kategori:

Oleh:

Pengunjung: 334

Jambi, 6 Februari 2025 – Pimpinan Fakultas Dakwah Universitas Islam Negeri (UIN) Sulthan Thaha Saifuddin (STS) Jambi turut serta dalam hari kedua Rapat Kerja (Raker) yang mengusung tema “Penguatan Kolaborasi dan Networking Universitas di Regional Asia Tenggara”. Kegiatan ini berlangsung di GTC Sutha Inn Jambi.

Raker ini berfokus pada strategi pengembangan institusi dan peningkatan mutu akademik. Pada hari kedua, Kamis (6/2), rapat menghadirkan Staf Khusus Menteri Agama, Dr. H. Farid F. Saenong, MA., Ph.D, sebagai narasumber utama.

Dalam pemaparannya, Dr. Farid menekankan pentingnya membangun jaringan pendidikan sejak dini. Ia mengisahkan bagaimana pengalaman pribadinya dalam mencari beasiswa telah membantunya memperluas koneksi akademik. “Jaringan awalnya terbentuk secara manual. Para dosen harus memiliki mindset menjadikan junior atau mahasiswa sebagai kolega di masa depan,” ujarnya.

Dr. Farid juga menegaskan bahwa jaringan dapat dibangun kapan saja dan di mana saja. “Semua tergantung potensi mahasiswa. Jangan ragu untuk memulai dari lingkup kecil,” katanya.

Selain itu, ia menekankan bahwa membangun koneksi bukan hanya untuk kepentingan pribadi, tetapi juga demi kemajuan bersama. Sebagai pimpinan akademik, universitas harus memberikan peluang luas bagi dosen untuk membangun jaringan. “Kami terus mengupayakan kemudahan bagi civitas akademika agar bisa menjalin kerja sama pendidikan. Meski demikian, semua harus tetap mengikuti aturan yang berlaku,” tambahnya.

Kesempatan belajar di luar negeri, menurut Dr. Farid, tidak hanya diperuntukkan bagi mahasiswa muda. “Dosen senior yang masih bersemangat juga berhak mendapat kesempatan membangun jejaring global,” ungkapnya. Ia berharap semakin luas jaringan akademik, semakin tinggi pula kualitas universitas.

Dalam membangun jaringan tersebut, ia menekankan pentingnya persaingan yang sehat di antara para dosen. Menurutnya, berbagi informasi terkait peluang dan jaringan akademik dapat memberikan manfaat bagi semua pihak. “Jangan manfaatkan jaringan hanya untuk kepentingan pribadi. Sebarkan informasi kepada rekan-rekan lain. Dengan begitu, kualitas dan akreditasi kampus akan meningkat secara otomatis,” tegasnya.

Sebagai penutup, Dr. Farid mengingatkan bahwa kerja sama antaruniversitas tidak boleh hanya berhenti pada tahap penandatanganan MoU. “Jangan membuat MoU hanya sekadar untuk melengkapi borang akreditasi. Yang kita butuhkan adalah kelanjutannya agar kerja sama yang terjalin benar-benar memberikan manfaat,” pungkasnya.

Raker ini menjadi langkah awal dalam memperkuat jejaring pendidikan dengan berbagai pihak baik dalam maupun luar negeri. Dengan dukungan dari berbagai elemen, UIN STS Jambi optimis dapat berkembang menjadi institusi pendidikan unggulan di masa depan.

Editor : Anggi

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *