Beranda / BERITA UTAMA / Civitas Akademika Fakultas Dakwah UIN STS Jambi Ikuti Upacara Harkitnas ke-118 dengan Khidmat

Civitas Akademika Fakultas Dakwah UIN STS Jambi Ikuti Upacara Harkitnas ke-118 dengan Khidmat

Diterbitkan:

Kategori:

Pengunjung: 6

Diterbitkan:

Kategori:

Oleh:

Pengunjung: 6

JAMBI, 20 Mei 2026 – Di bawah cerahnya langit kampus, Dekan Fakultas Dakwah UIN Sulthan Thaha Saifuddin Jambi, Prof. Dr. H. Ahmad Syukri, SS., M.Ag, memimpin langsung kehadiran jajaran dosen, tenaga kependidikan, dan mahasiswa Fakultas Dakwah dalam upacara peringatan Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) ke-118. Kegiatan yang berlangsung khidmat ini digelar di halaman utama kampus UIN STS Jambi, Rabu (20/5).

Dengan mengenakan seragam Korpri lengkap bagi para pegawai, kehadiran keluarga besar Fakultas Dakwah ini menjadi bentuk komitmen nyata dalam merawat semangat nasionalisme dan persatuan bangsa di era modern.

Soroti Kedaulatan Informasi dan Literasi Digital

Dalam upacara tersebut, Rektor UIN STS Jambi, Prof. Kasful Anwar, bertindak sebagai pembina upacara dan membacakan pidato resmi Menteri Komunikasi dan Digital Republik Indonesia.

Ada beberapa poin transformatif yang menjadi sorotan utama dalam peringatan Harkitnas tahun ini:

  • Pergeseran Tantangan Bangsa: Jika dahulu fokus perjuangan berada pada kedaulatan teritorial, memasuki tahun 2026 ini, tantangan utama telah bergeser ke arah kedaulatan informasi.
  • Urgensi Literasi Digital: Menghadapi era transformasi digital, masyarakat—khususnya dunia akademik—dituntut untuk meningkatkan kemampuan literasi digital secara menyeluruh.
  • Makna Tema 2026: Mengusung tema “Jaga Tunas Bangsa Demi Kedaulatan Negara”, filosofi ini mengajak seluruh elemen untuk melindungi dan membina generasi muda agar adaptif namun tetap berkarakter.

Komitmen Fakultas Dakwah Melahirkan Generasi Unggul

Menanggapi amanat upacara tersebut, Dekan Fakultas Dakwah, Prof. Dr. H. Ahmad Syukri, SS., M.Ag, menyampaikan bahwa momentum Harkitnas ke-118 ini sangat relevan dengan visi yang diemban oleh Fakultas Dakwah. Di era banjir informasi seperti saat ini, tantangan dakwah dan komunikasi Islam telah bertransformasi ke ruang digital.

“Fakultas Dakwah memiliki tanggung jawab besar untuk menjawab tantangan kedaulatan informasi ini. Kita tidak hanya dituntut melahirkan lulusan yang cakap teknologi dan adaptif, tetapi juga agen perubahan yang mampu menjaga nilai-nilai kebersamaan, kepedulian sosial, serta etika komunikasi di dunia maya,” ujar Prof. Ahmad Syukri di sela-sela kegiatan.

Melalui momentum ini, Dekan mengajak seluruh sivitas akademika Fakultas Dakwah untuk menghidupkan kembali spirit perjuangan “Boedi Oetomo”. Semangat kebangkitan tersebut harus diwujudkan secara nyata melalui inovasi pendidikan, riset yang berdampak, dan pengabdian masyarakat yang berorientasi pada kemajuan bersama demi membawa Indonesia menuju kejayaan di tingkat dunia.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *