Beranda / BERITA UTAMA / Fakultas Dakwah UIN STS Jambi Perkuat Kompetensi Mahasiswa Melalui Praktikum Terpadu Semester Genap 2025/2026

Fakultas Dakwah UIN STS Jambi Perkuat Kompetensi Mahasiswa Melalui Praktikum Terpadu Semester Genap 2025/2026

Diterbitkan:

Kategori:

Pengunjung: 9

Diterbitkan:

Kategori:

Oleh:

Pengunjung: 9

JAMBI, 16 April 2026 – Fakultas Dakwah Universitas Islam Negeri (UIN) Sultan Thaha Saifuddin Jambi resmi menyelenggarakan kegiatan Praktikum Semester Genap Tahun Akademik 2025/2026. Kegiatan rutin akhir semester ini dilaksanakan selama dua hari, 16-17 April 2026, berpusat di Masjid Ash-Shahabah UIN STS Jambi.

Acara dibuka langsung oleh Dekan Fakultas Dakwah, Prof. Ahmad Syukri, didampingi jajaran pimpinan fakultas. Program ini dirancang sebagai instrumen vital untuk menerjemahkan visi-misi universitas ke dalam kompetensi nyata bagi mahasiswa semester 2, 4, dan 6.

Fokus Materi Berbasis Program Studi

Praktikum kali ini mencakup berbagai materi keahlian yang disesuaikan dengan kebutuhan kurikulum masing-masing program studi (Prodi):

  • Semester 2 (KPI, JI, BPI, MD): Fokus pada penguasaan dasar melalui materi Tahlil dan Do’a Arwah, baik secara teori maupun praktik/evaluasi.
  • Semester 4:
    • KPI & JI: Pendalaman Ceramah, Khutbah, dan MC.
    • BPI & MD: Fokus pada praktik Khutbah Jum’at dan Ceramah.
  • Semester 6:
    • KPI: Produksi Siaran Berita.
    • BPI: Pembuatan & Penerbitan Jurnal.
    • MD: Manajemen Zakat, Infak, dan Sedekah.
    • JI: Design and Layout.

Menghindari Fenomena “Menara Gading”

Dalam sambutannya, Prof. Ahmad Syukri menekankan pentingnya praktikum agar mahasiswa tidak hanya menjadi ahli di atas kertas namun gagap saat terjun ke lapangan.

“Kami ingin praktikum ini menjadi jembatan. Jangan sampai mahasiswa hanya menguasai teori dan menjadi ahli di ‘Menara Gading’, tetapi saat di masyarakat mereka tidak tahu harus berbuat apa karena kondisi lapangan yang berbeda,” ujar Prof. Ahmad Syukri.

Reformasi Bobot SKS

Sebagai langkah strategis, Fakultas Dakwah kini mendorong porsi praktik yang lebih besar dalam beban akademik, yakni minimal 30% hingga 40% dari kegiatan mata kuliah. Sebagai contoh, untuk mata kuliah berbobot 3 SKS, diwajibkan 1 SKS dialokasikan khusus untuk praktik.

Implementasi teknis ini difasilitasi melalui laboratorium fakultas dengan koordinasi ketat antara dosen pengampu dan pengelola lab. Dengan skema ini, Fakultas Dakwah berkomitmen mencetak lulusan yang siap pakai, responsif, dan memiliki kematangan mental serta skill untuk melayani kebutuhan dakwah di masyarakat luas.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *