Beranda / BERITA UTAMA / Momentum Halalbihalal, Fakultas Dakwah UIN STS Jambi Perkuat Harmoni dan Targetkan Akreditasi Internasional

Momentum Halalbihalal, Fakultas Dakwah UIN STS Jambi Perkuat Harmoni dan Targetkan Akreditasi Internasional

Diterbitkan:

Kategori:

Pengunjung: 33

Diterbitkan:

Kategori:

Oleh:

Pengunjung: 33

JAMBI, 8 April 2026 – Mengawali semangat kerja pasca-lebaran, Fakultas Dakwah (FD) Universitas Islam Negeri (UIN) Sulthan Thaha Saifuddin Jambi menggelar kegiatan Halalbihalal pada Rabu (08/04). Bertempat di Aula Fakultas, acara ini mengusung tema strategis: “Merangkai Harmoni, Mempererat Silaturahmi, Meningkatkan Kinerja dan Pelayanan.”

Semangat Saling Memaafkan

Dalam sambutannya, Dekan Fakultas Dakwah, Prof. Syukri, menyampaikan ucapan selamat Idulfitri serta permohonan maaf lahir dan batin kepada seluruh sivitas akademika. Ia menekankan bahwa kekuatan institusi dimulai dari hati yang bersih dan hubungan yang harmonis.

“Mari kita jadikan momentum ini untuk saling memaafkan. Dengan hati yang lapang, kita akan lebih solid dalam meningkatkan kinerja dan memberikan pelayanan terbaik bagi mahasiswa dan masyarakat,” ujar Prof. Syukri.

Agenda Strategis dan Ekspansi Akademik

Selain sebagai ajang silaturahmi, pertemuan ini menjadi forum koordinasi untuk membahas sejumlah agenda prioritas fakultas, di antaranya:

  • Reakreditasi Program Studi: Fokus utama pada peningkatan status akreditasi Prodi Bimbingan Penyuluhan Islam (BPI) dan Komunikasi Penyiaran Islam (KPI).
  • Akselerasi Jurnal Ilmiah: Optimalisasi pengelolaan dua jurnal ilmiah fakultas untuk naik peringkat dalam indeks SINTA.
  • Pembukaan Prodi Baru: Menjawab kebutuhan zaman, Fakultas Dakwah tengah mempersiapkan pengajuan dua program studi baru, yaitu Manajemen Haji dan Umrah serta Ilmu Komunikasi.

Menjaga Reputasi “Unggul”

Hadir mewakili universitas, Wakil Rektor Bidang Akademik dan Kelembagaan, Dr. Ayub Mursalin, memberikan arahan khusus terkait status UIN STS Jambi yang kini telah meraih akreditasi Unggul. Ia menegaskan bahwa mempertahankan reputasi jauh lebih menantang daripada meraihnya.

“Tridharma perguruan tinggi pada aspek pengajaran sudah baik, namun kita harus memacu lagi performa di bidang penelitian dan pengabdian masyarakat. Tidak semua dosen menjalankan ini secara optimal, dan ini harus menjadi perhatian serius,” tegas Dr. Ayub.

Beliau juga menambahkan bahwa ke depan, pihak universitas akan lebih selektif dalam memberikan rekomendasi studi lanjut (S3) bagi dosen. Kebijakan ini diambil demi menjamin bahwa peningkatan kualitas SDM linier dengan kebutuhan strategis kampus.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *